Faktor-Faktor Penyebab Balita Tidak Mau Makan

cara-mengatasi-anak-susah-makanTidak mau makan sudah menjadi hal yang sering terjadi pada anak-anak. Jika didiamkan saja bisa mempengaruhi kesehatannya dan bahkan menghambat proses pertumbuhannya. Agar hal tersebut tidak terjadi pada anak Anda, pastikan untuk langsung mengatasinya. Namun, sebelumnya ketahui dulu faktor-faktor penyebabnya, seperti berikut ini:

Nafsu makan yang kurang

Nafsu makan yang kurang bisa membuat balita menjadi tidak mau makan, salah satu penyebabnya karena sudah kenyang mengkonsumsi camilan. Nah, agar anak Anda tidak mengalaminya, usahakan untuk tidak memberikannya camilan dengan jumlah yang banyak. Di samping itu, usahakan untuk memberi makanan sampingan yang sehat (seperti buah apel, kiwi, anggur, melon, dan lainnya), bukan yang instan atau banyak mengandung zat kimia (seperti snack, fried chicken, gorengan, dan lain-lain). Tujuannya supaya anak bisa memiliki tubuh yang sehat dan pola pikir yang baik.

Kesehatan yang kurang baik

Balita juga bisa mengalami mogok makan, apabila kesehatannya kurang baik, seperti demam yang bisa jadi makanan terasa pahit. Nah, untuk mengatasinya usahakan untuk memberinya obat yang bisa Anda beli di apotik terpercaya atau rumah sakit terdekat sehingga kondisinya akan cepat kembali normal dan bisa makan seperti biasanya. Di sisi lain, tumbuh gigi yang baru juga merupakan salah satu kondisi balita yang kurang baik sebab mereka akan enggan untuk makan karena merasa ngilu/sakit saat mengunya. Masalah yang satu ini bisa diatasi dengan mengunyah/menghancurkan makanannya terlebih dahulu sebelum diberikan.

Makanan yang kurang disukai

Anak Anda akan enggan makan apabila menu yang diberikan tidak disukainya, salah satunya sayuran. Maka dari itu, usahakan menu yang Anda berikan merupakan makanan yang disukainya. Namun, Anda juga bisa menyisipkan sedikit jenis makanan yang lain, siapa tahu mereka menyukainya sehingga bisa menambah daftar makanan yang balita sukai.

Kesimpulannya, jika anak Anda enggan makan nafsunya berkurang, Anda bisa mengatasinya dengan mengajak mereka bermain, menyodorkan sajian dengan bentuk yang menarik, memberikan makanan yang disukainya, dan lain sebagainya. Namun, jika anak Anda sakit pastikan untuk langsung mengobatinya agar bisa kembali normal.